Alaku
Alaku
Alaku

Prediksi Gempa Buat Panik,Sahrul: BMKG Harus Minta Maaf dan Klarifikasi

  • Share

InfoBengkulen.com.- Berita BMKG memprediksi akan terjadi gempa dengan kekuatan magnitudo 8,9 disertai Tsunami setinggi 15 meter dinilai membuat panik masyarakat.

Praktisi Hukum Bengkulu Ahmad Sahrul Marpaung SH.MH menilai mengeluarkan pernyataan tentang hal- hal yang belum tentu terjadi  tersebut adalah tindakan yang berlawanan dengan hukum, dan hal tersebut harus diklarifikasi oleh pihak BMKG, karena ditahun 2007 BMKG juga pernah memprediksi terjadinya gempa besar di Bengkulu, akibat berita tersebut  masyarakat  panik dan resah bahkan sampai mengungsi, akibat berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan secara ke ilmuan hanya batas prediksi.

Menurut Ahmad sahrul Marpaung sesuatu tindakan yg telah meresahkan masyarakat berdampak buruk terhadap   banyak aspek kehidupan masyarakat dan berdampak negatif, terutama asfek sesiologis, ekonomis.

seharusnya banyak cara bisa dilakukan jika hal tersebut untuk mengingat Masyarakat, dan bukan bahasa prediksi yg ditonjolkannya.

“untuk hal tersebut segera BMKG melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada masyarakat Bengkulu atas berita prediksi tersebut yang tidak di dukung dengan riset dan keilmuan, Ini berita masalah bencana, jika bicara kemunkinan belum pasti, tapi berita yg membuat cemas dan rasa takut ini termasuk hoak, belum ada alat canggih yg dapat memprediksi akan terjadinya gempa, apalagi Bengkulu, saya kira berita yg begini tidak usahlah di sebar luaskan,”Tegas Ahmad Sarul Marpaung.

Advokat senior ini  menilai dengan berita prediksi BMKG akan ada gempa magnitudo 8,9 dan tsunami ketinggian 15 meter bisa berdampak biruk terhadap Ekonomi Bengkulu.

“Ingat berapa banyak investor yang akan mencabut investasinya atas berita ini yang belum tentu terjadi, berapa banyak masyarakat yang cemas atas berita ini, apalagi berita sudah tersebar  secara Nasional,” jelasnya.

Prediksi akan terjadi gempa besar dengan kekuatan magnitudo  8,9 dengan tsunami setinggi 15 Meter, Menurut Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Pulau Baai Bengkulu Anang Anwar
Berdasarkan hasil modeling data, data lama yang diolah sedangkan tsunami setinggi 15 meter berdasarkan hasil penghitungan dengan kekuatan gempa.

“Itu hasil modeling data,untuk mitigasi atau pengurangan dampak bencana,”ujar Anang Anwar yang dihubungi via telpon.

Dampak berita gempa dahsyat yang diprediksi BMKG  masyarakat mulai resah dan panik apalagi Benhkulu termasuk salah satu daerah Rawan Bencana.

(Heryandi amin)

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page