Alaku
Alaku

Telat Ganti Gubernur, Catatan 10 Bulan Helmi Mian

  • Share

Perjalanan Helmi Mian pasangan Gubernur wakil Gubernur dengan nomor urut satu pada Pilkada 2024 lalu tidak lah mudah,apalagi pada masa kampanye itu lawan (Rohidin Mersyah ) merupakan Gubernur aktif dengan dukungan penuh pada pejabat (eselon dua,eselin 3 hingga eselin 3) dijajaran pemda provinsi Bengkulu.

Dukungan penuh itu terbukti ketika persidangan Rohidib Mersya  dipengadilan tipikor dalam pengadilan Negeri Bengkulu terkait OTT KPK.

Terungkap ada pergerakan masif dari pejabat dalam usaha memenangkan Rohidin Mersyah dengan mengumpulkan uang mencapai miliaran Rupiah.

Nasib berkata lain meskipun dindukung penuh pejabat pemda provinsi Bengkulu waktu itu Rohidin Mersyah kalah pada pilkada  dan tertangkap OTT KPK,Helmi Mian memenangkan pemilihan Umur kepala daerah 27 November 2024.

Sejak dilantik menjadi Gubernur dan wakil Gubernur Helmi Mian mulai melakukan pembangunan infrastruktur diBengkulu dengan diawali menyisir anggaran yang diperuntukan pembangunan jalan,jembatan dan sekolah ditahun 2025 dan anggaran pembangunan infrastruktur  mencapai 600 miliar lebih,dipemerintahan sebelumnya infrastruktur hanya dianggarkan 10 Miliar saja.

Meski kerap menjadi bulan bulanan dari kaum pembenci  Helmi Hasan tetap fokus membangun Bengkulu, walaupun Helmi Mian bukan putera asli Bengkulu tapi pasangan kepala daerah ini berkomitmen membangun daerah tempat mereka menimbah ilmu dan berkarir.

Diawali Bismillah Helmi Mian menyulap infrastrukur dari berlumpur,berlubang menjadi jalan mulus hitam.

Sosok Helmi Hasan yang sudah membuktikan pembangunan di sepuluh bulan sejak dilantik sebagai gubernur masih memdapat caci maki terutama dari kaum pembenci dan tidak “kehilangan” mata pencarian,tidak bisa mencari kesalahan dalam kinerja,caci maki dan fitnah mulai mengarah keranah pribadi yang penting ada cuitannya.

Sepuluh Bulan Helmi Mian masyarakat bersyukur jalan di daerah mereka mulus, yang menarik ada warga mengatakan jalan di tempat tinggalnya sejak dirinya kecil puluhan tahun lalu belum pernah diperbaiki, hingga saat ini ia sudah punya anak kecil, baru melihat ada aspal di jalan tempat tinggalnya.

“Dari kecil sampai punya anak lecil baru ini melihat jalan aspal di depan rumah,” ujar warga dikabupaten Bengkulu Tengah.

Sepuluh bulan Helmi Hasan berhasil menghitamkan 80 persen jalan milik pemerintah provinsi yang bertahun tahun rusak dan selalu menjadi Objek kampanye dengan janji jalan mulus. Tapi Helmi Hasan bukan sekedar obral janji pada kampanye, janji itu di buktikan setelah dilantik menjadi Gubernur.

“Selama ini kami makan janji kosong calon gubernur,tapi janji kampanye Helmi Mian dibuktikan,Terimaksih Pak Helmi,” ujar warga simpang Kroya Bengkulu Tengah.

Perbaiki infrastruktur  dengan aspal hitam tidak perlu dilakukan bertahun tahun dengan argumen manis mengelabui masyarakat ini di buktikan Helmi Hasan dengan sepuluh bulan sudah memuluskan jalan.

Sepuluh Bulan jabat Gubernur Helmi Mian membuktikan bangun daerah itu dilakukan dengan niat bukan akar keturunan,putera daerah atau bukan.

Jika dikatakan telat ganti Gubernur mungkin tidak salah, Karena  selama ini masyarakat terlalu yakin dengan istilah kalau ada putera daerah kenapa pilih orang luar.

Sepuluh bulan Helmi Mian,Objek wisata Pantai Panjang selama ini tidak terurus setelah diambil alih pemda provinsi,diserahkan ke pwmda kota dan mulai ditata ulang,lebih rapi dan lebih terawat karena membangun daerah pakai hati bukan pakai garis keturunan.

Catatan Heryandi Amin

Sepuluh bulan Helmi Mian jabat Gubernur dan Wakil Gubernur.

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Alaku