InfoBengkulen.com,- Pemerintah Kota Benglulu membutuhkan Inovasi dalam membangun pariwisata,
Meskipun Bengkulu memiliki banyak warisan budaya seperti festuval Tabot,ataupun Barong landong,bahkan bambu gile, namun belum mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke Bengkulu.
Untuk”menjual” kota Bengkulu Dinas Pariwisata Kota Bengkulu menciptakan event festival yang tidak lepas dari kebudayaan Bengkulu sebagai daerah maritim.
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan kegiatan festival Yo Botoi Botoi merupakan festival untuk kalangan nelayan ketika menarik pukek (jaring-red) di pantai Bengkuku.
Yo Botoi Botoi kata Dedy Wahyudi dikenal masyarakat sebagai lirik lagu daerah Bengkulu.
“Kita ingin budaya Bengkulu terus berkembang dan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat Bengkulu,” ujar Dedy Wahyudi.
Festival Yo Botoi Botoi akan berlangsung pada 08 Februari 2026 dengan mengagendakab perlinbaan bakar ikan, limba menghias perahu dan narik pukek besamo.
“Auo,adik sanak,warga kota Bengkulu hadiri festival Yo Botou Botoi di lokasi kota Tuo kelurahan pasar Bengkulu kecamtana Sungai Serut,” ujar Nina kepala Dinas Pariwisata kota Bengkulu. (Her)















