Alaku
Alaku

“Walikota Kerjo,Anak buahnyo Tidur”Dedy Wahyudi

  • Share

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi pernah berstatmen walikota nyo Kerjo Anak Buahnyo Tidur. Statmen walikota itu ketika di tanyai wartawan pada saat meninjau banjir diawal tahun 2026 lalu.

Ternyata Bukan hanya statmen semata dan ucapan walikota itu terbukti,ratusan kubik sampah di buang di halaman kantor walikota .

Kok bisa ? Pembuangan sampah di halaman kantor Walikota itu bentuk protes petugas pembuang sampah yang tidak bisa masuk ke area TPA tempat pembuangan sampah Air Sebakul.

Sebelum adanya aksi itu pernah beberapa kali petugas pembuang sampah itu meminta pemerintah memperbaiki akses jalan menuju TPA tersebut, namun belum ada realisasi padahal beberapa kali pertemuan sudah dilakukan tapi masih sebatas janji dan retorika.

27 Januari 2026 sejarah kelam untuk pemerintah kota Bengkulu,ratusan kubik sampah di serakan di halaman kantor Walikota.

Seandainya dinas terkait segera membuka akses jalan  ke tempat pembuangan  akhit sampah mungkun tidak pernah ada cerita dalam sejarah kota Bengkulu sampah di buang dihalaman kantor Walikota.

Setelah aksi pembuangan  sampah  dikantor Walikota dinas  pencari muka langsung melakukan pembukaan akses jalan ke TPA, sehatusnya jika jajaran yang sigap walikota dan wakil Walikota tidak akan dipermalukan, seakan akan walikota dan Wajil Walikota tidak bisa bekerja membangun kota Bengkulu.

Malu besar diera Dedy Wahyudi dan Ronny Tobing sampah di tumpuk di depan halaman kantor Walikota. Dan ini akan menjadi catatan sejarah kelam pemerintah kota Bengkulu.

Kedepan dalam membangun kota Bengkulu walikota dan wakil Walikota harus mencari anak buah yang betul betul bisa bekerja dan mau bekerja dan bukan anak buah penjilat yang bekwrja seperti pahat,dinketok baru begerak. tanpa harus menjadi pahat,

Catatan Heryandi Amin

 

 

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *