Kursi Roda Untuk Juliandi dari Bunda

  • Share

InfoBengkulen.com.- Penyakit radang saraf motorik otak yang diderita Juliandi (9) menyebabkan Juliandi harus terbaring sejak usia 2 tahun, yang menyebabkan Juliandi sulit berjalan, bergerak dan berbicara.

Mendengar berita itu, Lina Tandri  owner New Khtulistiwa salah seorang dermawan yang selalu aktif dalam membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah langsung terketuk hatinya untuk menggalang donasi.
Lina Tandri yang dibantu oleh komunitas Bengkulu berbagi berkah dan para dermawan lainnya menyerahkan donasi yang mereka dapatkan senilai Rp 5,4 juta yang dipergunakan untuk membeli kursi roda, sembako dan membayar tunggakan PDAM kepada orang tua Juliandi.
“Kita terpanggil dan terketuk untuk membantu adik kita ini dan bersyukur kita bisa kumpulkan donasi sebanyak Rp 5,4 juta dan kita serahkan ke orang tuanya dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada orang-orang baik yang telah sudi membantu kegiatan ini,” ungkapnya seudai memberikan bantuan Senin (2/10).
Lina Tandri berharap bantuan yang diberikan dapat  meringankan beban kedua orang tua Juliandi.

“Dengan kursi roda tersebut bisa membantu akitifitas Juliandi dan  kita tidak pernah lelah memberikan bantuan ini kepada masyarakat yang membutuhkan. Apalagi di dukung oleh para teman-teman dermawan lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, ayah Juliandi, Aidi sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan untuk anaknya ini. Karena, dirinya yang sehari-hari bekerja sebagai pencari barang bekas tentu sangat kesulitan dalam membeli kursi roda bagi anaknya tersebut.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dan berterima kasih sudah dibantu oleh orang-orang baik ini. Semoga apa yang diberikan ini dibalas oleh Tuhan YME,” ujarnya.
Ia menjelaskan, anaknya Juliandi ini didiagnosa mengalami penyakit saraf motori otak sejak berusia sembilan bulan pasca Juliandi dilahirkan secara premature. Sebelumnya tidak ada masalah dengan kondisi anaknya itu, namun seiring berjalannya waktu, Juliandi tidak bisa berjalan dan berbicara.
“Saat kita bawa ke dokter, kata dokter anak kita ini mengalami penyakit radang saraf motori otak. Sehingga beberapa saraf metorik lainnya tidak bisa berfungsi dengan baik,” ucapnya sambil meneteskan air mata.
Ia juga berharap, bantuan seperti ini bisa terus dilakukan sehingga kelauarga seperti dirinya bisa terbantu juga kedepannya. Karena, bantuan seperti ini sangat dibutuhkan.
“Saya tidak bisa berkata apa-apa, hanya ucapan terima kasih yang bisa saya berikan, semoga orang-orang baik ini akan tetap berbuat baik selamanya,” ungkap Aldi sambil menitikan air mata. (**)

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page