Perkosaan Anak Kandung,Ainul: Tidak Harus Terjadi Jika Anak Diajarkan Waspada Sejak Dini

  • Share

InfoBengkulen.com.- Kepala Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD), PPA, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APKB) Provinsi Bengkulu, Ainul Mardiati.S.Psi.M.H mengaku prihatin dengan kasus asusila yang terjadi di Bengkulu.


Menurut Ainul perbuatan asusila tidak perlu terjadi jiga semua pihak bisa menjaga dan memahami bahaya anak perempuan yang tinggal sendirian meskipun dengan orang terdekat.

” orang tua terutana ibu harus memahami bagaimna menjaga abak gadis, apalagi anak perempuan di tinggal berdua saja dengan lelaki meskipun itu ayah kandungnya, dan sudah terbukti beberapa kasus asusila yang terjadi di Bengkulu pelakunya ayah kandung korban,” jelas Ainul.

Untuk menjaga anak perempuan tambah Ainul anak wajib di berikan pemahaman untuk tetap waspada dengan pria apalagi dalam kondisi berada ditempat sepi.

“Beri pemahaman untuk tidak memberi peluang pelaku kejahatan seksual untuk melancarkan aksinya. Kalau merasa terancam sebaiknya berteriak,” ujar Ainul.

Sementara itu untuk data kasus asusila yang terjadi pada tahun 2022, terhitung sejak Januari hingga Juli pihaknya sudah menangani 23 kasus kekerasan seksual terhadap anak.
Dikatakan Ainul yang meprihatinkan kasus pemerkosaan yang dilakukan ayah kandung terhadap anak kandung nya seperti di kelurahan Semarang kecamatan sungai serut dan kasus di kabupaten Rejang lebong.
(Her)

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page