Alaku
Alaku

Tata Pasar Minggu Dedy Wahyudi Diteriaki PKI

  • Share

InfoBengkulen.com,- Penataan Pasar minggu dari pedagang kaki lima tidak semulus dan semudah teori diatas meja. Dalam proses penataan diwarnai aksi lempar air kotor hingga lempar batu,dari teriakan histeris hingga adu fisik antara pedagang dan petugas Satpol PP kota Bengkulu.

Ada korban? Pertanyaan itu sering terlontar setelah adanya aksi penataan pedagang,jika ditanya ada korban pasti ada korban meakipun tidak sampai jatuh korban jiwa,

Ada korban luka luka,ada korban materi,yang pasti korban perasaan yang semakin besar ketika pedagang merasa terzholimi,ketika pedagang merasa mereka paling benar dengan berjualan di badan jalan dan trotoar.

Pedagang bertahan dengan alasan mereka hanya mencari makan bukan mencari kaya dengan berjualan di lokasi jalan kz Abidin 2, satpol PP bertahan karena menegakan peraturan daerah untuk menertibkan pedagang yang salah

Dalam penataan pedagang kaki lima di jalan kz Abidin 2 ada yang menarik,cacian dan makian dari warga yabg ngaku sebagai pedagang yang meneriaki Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi PKI dan tidak layak menjadi walikota.

“Walikota PKI,kita turunkan walikota,”teriak warga yang ngaku sebagai pedagang.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi ketika dikonfirmasi terkait hujatan dari pedagang dalam penataan pedagang kaki lima tetap tegas dalam penataan pedagang.

“Aturan sudah ada dan pedagang tahu dilarang berjualan dipelataran jalan dan trotoar,”tegasnya.

Terkait di teriaki PKI menurut Dedy Wahyudi  sebuah resiko ketika melakukan penataan kota Bengkulu menuju lebih baik.

“Berfikir positif saja,pedagang bisa merasakan kondisi nyaman ketika berdagang,tidak sembraut seperti lokasi Kumuh,ini kota Bengkulu Ibu kota Provinsi barometer pembangunan diprovinsi Bengkulu,” jelas Dedy Wahyudi. (Her)

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *