InfoBengkulen.com,– Persoalan sampah dikota Bengkulu mendapat tangapan tegas dari komandan korem 041 garuda Emas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han.
Dikatakan Dandrem persoalan sampah bukan peraoalan pemerintah daerah melainkan persoalan semua dan harus ada kesadaran dalam membersihkan sampah dilingkungan sekitar tempat tinggal.

“Semua harus bertanggung jawab membersihkan sampah disekitar lingkungan,kalau tidak diawali dari kita (masyarakat-red) persoalan sampah sulit untuk dibersihKn,” ujar Danrem.
Selain tanggung jawab bersama persoalan sampah menurut Komandan korem harus diberlakukan tindakan tegas bagi pelaku pembunag sampah dan membwrikan efek jera.
“Haris ada tindakan tegas dengan sanksi yang bisa membuat efek jera bagi pelaku pembuangan sampah,” tegas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han.
Kota Bengkulu Darurat Sampah
Sampah dikota Bengkulu semakin meraja lela sejak pemerintah memberlakukan peraaturan daerah retribusi sampah dengan menarik semua kontainer sampah di titik titik pembuangan.
Dalam perda itu masyarakat diwajibkan membayar retribusi sampah melalui LPM di kelurahan.
Namun tidak semua masyarakat sadar dan memahami terntang perda reteibusi sampah hingga pembuangan sampah dilakukan secara “brutal” seperti di sepanjang jalan sepo atau di pinggir jembatan.
Yang lebih memalukan ada sampah di tumpuk didepan kantor Walikota Bengkulu dengan alasan akses jalan ke tempat pembuangan sampah Air Sebakul tidak bisa dilewati akibat jalan yang rusak dan tidak di perbaiki pemerintah.















