Dipaksa Maju Pilkada Dedy Wahyudi Menangis

  • Share

InfoBengkulen.com,- Gabungan organisasi masyarakat resmi mengambil formulir pendaftaran seleksi balon Walikota yang akan diusung partai Amanat Nasional.

Junaidi Zul yang menjadi perwakilan mengambil formulir mengatakan kesepakatan masyarakat ingin dilanjutkan pembangunan karena selama mendampingi Helmi Hasan perubahan pembangunan dikota Bengkulu terlihat jelas.

“Alhamdulilah kito sudah mengambil formulir dan hari ini kito serahkan langsung ke Dedy Wahyudi,dan insyallah senin kito antarkan lagi ke DPD PAN,” teriak Junaidi Zul didepan kantor DPD PAN kota Bengkulu.

Dedy Wahuydi Menangis

Rumah pribadi Dedy Wahyudi yang berlokasi di kelurahan sidomulyo di datangi lebih dari seratus masa ormas dengan atribut ormas, terlihat di kediaman Dedy ada BMA kota Bengkulu,kelompok rembuk melayu,BOOM,ikambas, pemuda pancasila dan organisasi tukang parkir kota Bengkulu.

Dalam sambutannya Dedy merasa teharu karena masyarakat antusias mengharapkan dirinya maju menjadi walikota Bengkulu.

“Memang ini detik detik terakhir pengambilan berkas pencalon untuk selekai paratai Amanat Nasional,dan sebagai kader partai saya pribadi belum menerima perintah pimpinan untuk maju sebagai walikota,” ujar Dedy.

Dengan menahan tangis Dedy Wahyudi mengatakan perjuangan menjadi walikota tidak la mudah dan butuh perjuangan keras.

“Apakah adik sanak memang menginginkan sayo maju kita berjuang bersama untuk kota Bengkulu,jangan biarkan Dedy Wahyudi Berjuang sendiri,” ujar Dedy dengan menahan isak Tangis.

Dikatakannya  untuk memajukan Bengkulu tidak Dedy Wahyudi saja melainkan harus ada sinergitas antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi Bengkulu,  apakah kita siap mengantarkan Helmi Hasan sebagai Gubernur  dan Dedy Wahyudi menjadi Walikota Bengkulu 2024-2029  teriak Dedy Wahyudi didepan Ormas yang mengantarkan formulir pendaftaran,yang disambutan luar biasa dari massa ormas.

(Her)

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page