Alaku
Alaku
Alaku

Helmi Hasan Gagal Nyalon Gubernur, Masyarakat Meradang

  • Share

InfoBengkulen.com,- Gagalnya Helmi Hasan mencalon kan diri sebagai Gubernur dikarenakan kurangnya kursi yang diperoleh PAN pada pemilu 2024 membuat masyarakat meradang.

Pasalnya  harapan masyarakat untuk mendapat jalan mulus  sirna.

Dalam akun media sosial yang beredar masyarakat kecewa dengan tidak majunya Helmi Hasan.

“Dak terbayang jalan dari mukomuko  sampai kaur mulus,” ujar salah satu akun bernama zaid

Tidak itu saja akun nouthfound4i berharap helmi hasan maju sebagai gubernur yang amanah.

“Jangan idak maju pak,nianlah pak siapa lagi Gub Bengkulu yang amanah,”ujar akun Notfound4i.

Postingan Helmi Hasan gagal Mencalon Gubernur itu dikomentari sebanyak 233 komentar dengan tanda love sebanyak 696.

Selain itu banyak komentar yang menyarankan partai amanat nasional berkoalisi untuk mengusung Helmi Hasan mencalon diri sebagai Gubernur.

Seperti diberitakan Meskipun partai Amanat Nasional PAN mendapat 6 kursi yang duduk di DPRD provinsi Bengkulu hasil pemilihan umum 2024 atau naik 300 persen dari pemilu 2019.

Namun Kenaikan yang signifikan itu tidak serta merta membuat PAN berbangga hati untuk mencalonkan Helmi Hasan sebagai kandidat Gubernur Bengkulu.

Menurut Helmi dirinya pernah mentargetkan 7 kursi untuk melaju ke pencalonan gubernur, tapi PAN hanya dapat 6 kursi, sehingg Helmi Hasan Gagal mencalonkan diri sebagai Gubernur.

Keinginan Helmi Hasan maju menjadi Gubernur Bengkulu berawal dari adanya warga kabupaten Kaur yang membawa jenazah anaknya menggunakan kantong kresek.

Karena biaya ambulance yang tinggi, sitambah lagi kondisi jalan diprovinsi Bengkulu yang banyak rusak dan menjadikan masyarakat kesulitan.

“Sedih kalau ingat ada pasien yang harus di gotong menggunakan sepeda motor menuju rumah sakit, sedih ketika ingat seorang Ayah membawa jenazah bayinya menggunakan kantong kresek,” ujar Helmi Hasan yang di hubungi via Telpon.

(Her)

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page