Alaku
Alaku
Alaku

kolang Kaling Bengkulu Siap Go Internasional

  • Share

InfoBengkulen.com_ Novalianti Putri Kepala Bidang perdagangan Luar Negeri  Perindag Provinsi Bengkulu menilai potensi hasil bumi dari bumi merah Putih memiliki potensi untuk menjadi komoditi eksport ke negara lain.

menurut Nova hasil bumi yang sudah dieksport itu seperti batu bara ,serbuk arang, cangkang kelapa sawit ,karet, pasir besi hingga lintah yang sudah menjadi bahan eksport dari Bengkulu untuk negara lain.

Dikatakan nya provinsi Bnegkulu saat ini masih banyak memiliki hasil bumi yang bisa di jadikan komiditi unggulan selain  komoditi yang sudah dikenal negara lain.

“kita masih memiliki hasil bumi yang bisa diterima dan tidak kalah dengan produk produk seperti batu bara dan pasir besi,” ujar Novalinti Putri pada seminarExport For Beginner  dari merah putih menuju pasar Dunia (10/10/26).

jika melihat hasil bumi dari Bengkulu saat ini kata Nova ,Bengkulu tidak kekurangan hanya saja saat ini masih perlu polesan polesan kecil untuk mengenalkan ke negara lain , baik melalui pameran maupun promosi melalui media sosial .

“kolang Kaling, jika dilihat sekilas  produk kolang kaling hanya tenar disaat buka puasa Ramadhan, padahal nuah kolang kaling ternyata diminati ,seperti negara jepang, Arab Saudi, Korea Selatan dan Timur Tengah,” jelas Nova.

selain kolang kaling sarang walet dan jeruk kalamansi bahkan lidi sawit juga menjadi bahan yang bisa di eksport ke luar negeri dan sudah mendapat pangsa pasar di negara India,Filipina Tiongkong bahkan negara malaysia.

“saya berharap ilmu yang didapat hari ini tidak berhenti diruangan ini tetapi menjadi enegri untuk bergerak Berani menembus  batas , mari kita jadikan export For Beginner bukan hanya sebatas tema, melainkanmenjadi awal perjalanan  Indnesia dengan daya saing di dunia internasional,” Tegas  Novalianti Putri Kepala Bidang perdagangan Luar Negeri  Perindag Provinsi Bengkulu

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Alaku

You cannot copy content of this page