InfoBengkulen.com,- Gubernur Bengkulu Helmi Hasan sempat tidak terlihat di Bengkulu selama musim Haji 2026, tidak adanya aktifitas itu menimbulkan hujatan dari kaum pembenci dengan menyebut Helmi Hasan Kabur, Helmi Hasan menghilang.
Pada musim.Haji 2026 Helmi Hasan mendapat undangan dari kerajaan Arab Saudi untuk menjalan ibadah Haji.
menurut Helmi Hasan pengalamannya menunaikan ibadah haji melalui undangan Kerajaan Arab Saudi saat membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan SPMB Tingkat SMA/SMK Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang digelar secara hybrid di Ruang Pola Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (10/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Helmi menjelaskan keberangkatannya ke Tanah Suci telah mendapat izin dari Menteri Dalam Negeri. Ia menyebut sebagian besar kebutuhan selama pelaksanaan ibadah haji ditanggung oleh Pemerintah Arab Saudi.
“Seluruh biaya selama haji itu dibayar oleh pemerintah Arab Saudi, jadi kami hanya membayar tiket saja,” kata Helmi di hadapan peserta kegiatan.
Menurut Helmi, tawaran untuk menunaikan ibadah haji melalui undangan kerajaan sempat membuatnya tidak percaya. Pasalnya, ia mengaku tidak pernah mendaftar atau mengajukan permohonan khusus untuk memperoleh kesempatan tersebut.
“Awalnya memang bingung juga, karena ketika mendapat tawaran itu rasanya seperti mimpi. Daftar tidak, apa pun tidak, ada tawaran haji,” ujarnya.
Ia menjelaskan proses administrasi juga berlangsung cepat. Helmi mengaku didatangi perwakilan Kedutaan Besar Arab Saudi ke rumahnya untuk proses pengambilan sidik jari sebagai bagian dari pengurusan visa.
“Kedubes Arab datang ke rumah, langsung buat fingerprint untuk urus visa. CV saya dikirim, di-approve ternyata oke,” tuturnya.
Helmi berangkat ke Arab Saudi bersama istrinya setelah menerima kepastian keberangkatan. Setibanya di Bandara Jeddah, ia mengaku mendapat pelayanan yang telah dipersiapkan oleh pihak kerajaan.
“Sampai di bandara Jeddah ternyata sudah ditunggu. Ada mobil dengan pengawalan kerajaan yang membawa kami ke hotel,” katanya.
Ia menambahkan program undangan tersebut tidak hanya diberikan kepada dirinya. Menurut Helmi, Kerajaan Arab Saudi setiap tahun mengundang berbagai tokoh dari sejumlah negara dengan latar belakang profesi yang berbeda.
“Sama dengan pejabat atau tokoh lain dari seluruh dunia. Ada yang dari kepolisian, ada yang dari BIN, macam-macam,” ujarnya.
Helmi mengatakan seluruh rangkaian ibadah dan kegiatan selama berada di Arab Saudi telah diatur oleh penyelenggara. Ia bersama rombongan menjalani agenda selama sekitar dua pekan hingga seluruh proses ibadah selesai dilaksanakan.
Menariknya selama pelaksanaan ibadah haji itu pun Helmi Hasan tidak mengunggah foto foto ataupun video di tanah suci sehingga hanya orang terdekat yang tahu Helmi Hasan menunaikan Ibadah Haji dan para pembenci Helmi Hasan mulai melakukan ujaran kebencian.
“Kalau sudah Benci,mau kita sholat dan berbuat baik tetap salah di mata ornag yang tidak suka,” Ujar Rendy Toke Ketua Petasan.
(Her)















