“dihina di negeri sendiri, dipuji di negeri orang” ungkapan itu saat ini cocok dengan kondisi Helmi HAsan Gubernur Bengkulu yang kerap mendapat hinaan dan caci maki dari barisan sakit hati yang kehilangan rasa sejak Helmi Hasan memenangkan pemiliham Gubernur 2024 lalu.
Memang sejak dilantik menjadi Gubernur Bengkulu sejak Februari 2025 Heli Hasan Memangkas anggaran yang tidak berpihak ke masyarakat, seperti anggaran perjalanan Dinas , anggaran Publikasi yang mengenyangkan perusahaan tertentu.
Anggaran untuk dana dana tidak jelas itu dialihkan untuk pembangunan Infrastruktur jalan dan jembatan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Besarnya anggaran pembangunan Infrastruktur itu membuat sebagian orang merasa “lapar” dan mulai mencari cari alasan untuk menjatuhkan Helmi Hasan dari serangan dan caci maki di media social, hingga aksi aksi unjuk rasa yang menyerang Helmi Hasan. Aksi unjuk rasa yang berlangsung hampir setiap saat itu membuktikan ada yang KECEWA.
Meskipun mendapat hinaan dan caci maki Di Bengkulu namun Helmi Hasan diperhitungkan ditingkat nasional, sejak dilantik 2025 lalu Helmi Hasan sudah mendapat beberapa penghargaan.
Berdasarkan hasil survei terbaru dari lembaga Prisma Research & Strategy yang dilaksanakan di seluruh kecamatan se-Provinsi Bengkulu pada 22 Juni hingga 2 Juli 2026.
Berdasarkan hasil survey terbaru dari lembaga risma Research & Strategy Hasil agregasi menempatkan Helmi Hasan masuk dalam jajaran 10 besar Gubernur dengan penilaian kinerja terbaik di Indonesia.
Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Bengkulu secara kelembagaan berada di angka 72,8 persen.
Faktor Pendorong Tingginya sentimen positif ini utamanya dipicu oleh kepuasan warga terhadap tiga program utama Helmi Hasan yaitu , Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan (Program Jalan Mulus).
Fasilitas layanan ambulans gratis untuk warga.
Peningkatan serta perbaikan menyeluruh pada infrastruktur kesehatan.
Proyek Infrastruktur & Jalan Interkoneksi (2026)
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemprov Bengkulu saat ini mencatat 67 persen jalan provinsi sudah dalam kondisi baik. Di tahun anggaran 2026, terdapat rencana perbaikan 24 ruas jalan, dengan 12 ruas prioritas awal yang dibagi secara merata antar daerah.
Bengkulu Utara & Lebong Fokus pada jalur logistik utama seperti ruas Tuku Polwan–Arga Makmur, Lais–Arga Makmur, kawasan Talang Ratu di Lebong, serta rute Danau Tes sampai Lebong .
Kabupaten Mukomuko Menjadi prioritas strategis lewat rekonstruksi jalan Penarik – Lubuk Pinang sepanjang 4,5 km dan pembangunan Jembatan Air Kereta.
Kabupaten Seluma & Sektor Lain, Perbaikan jalan akses kabupaten serta rehabilitasi jalur perkotaan (seperti Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Kalimantan di Kota Bengkulu).
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang berhasil menghubungkan wilayah terisolir di Bengkulu itu menerima penghargaan detikSumatera Awards 2026 pada kategori “Inovasi Penggerak Konektivitas Antarwilayah”. Pemerintah Provinsi Bengkulu dinilai sukses mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur jalan, menyelaraskan anggaran berdasarkan prioritas daerah, serta memperlancar mobilitas dan ekonomi antarwilayah.
(Heryandi Amin)


















