Ada Internet Gelondongan Dikominfo Provinsi ?
InfoBengkulen.com- Efisiensi Anggaran yang dilakukan pemerintah tidak berlaku di semua sektor, seperti anggaran jasa internet dinas kominfo provinsi Bengkulu yang ter data sebesar 4 ,miliar rupiah untuk tahun anggaran 2026. Anggaran miliaran rupiah ini di bagi untuk beberapa perusahaan yang menyediakan jasa.
Yang menarik dalam pembagian anggaran jasa pengadaan Internet ini dinas kominfo provinsi Bengkulu lebih memilih perusahaan swasta dibanding perusahaan milik Negara, dari data tercatat tiga perusahaan penyedia jasa Internet ini yaitu PT.Telkom, PT Ar, dan PT GS, dengan pembagian PT Telkom mendapat 81 titik dengan kekuatan 50 MBPS dan 3 titik 100 MBPS. sedangkan pengadaan jasa Ineternet dari PT AR. Di anggarakan 2,7 Miliar dengan menggunakan system gelondongan dengan kekuatan 2 Gb untuk seluruh pemakaian .
Anggaran 2,7 M itu untuk pemakaian 232 titik di 38 OPD dan 3 ruang piblik dan tidak menyebutkan harga satuan pertitik yang digunakan .
Sedangkan untuk PT GS ada 5 titik yang di gunakan dengan pertitik dianggaran sebesar 3.524.000 rupiah.
Meskipun anggaran Internet di Kominfo Provinsi Bengkulu mencapai 4 miliar rupiah tetapi hal itu masih belum mencukupi kebutuhan jasa internet di semua OPD yang ada di Pemerintahan provinsi Bengkulu, dan ini dibuktikan dengan pengadaan internet kusus untuk kantor Bapenda dan Samsat provinsi Bengkulu dengan anggaran mencapai 1 miliar lebih.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu Nelly Alesa ketika dikonfirmasi terkait anggaran Internet di dinas kominfo Provinsi Bengkulu mengatakan belum bisa memberikan jawaban dikareakan masih rakor bersama KPK.
“ Masih rapat bersama KPK nanti PPTK yang menjelaskan terkait pengadaan Internet kita,” tulis Nelly dalam Pesan Whastapp.
Sementara itu kepala Seksi penerangan hukum kejaksaan Tinggi Bengkulu Wisdom SH>MH mengatakan semua laporan yang masuk ke kejaksaan akan akan di teliti dan diteruskan untuk dipelajari jika ada dugaan penyimpangan atau tidak,” jelas Wisdom.
(her)


















