InfoBengkulen.com,- Abu Vulkanik anak krakatau menyebar hingga ke tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu dan dampak abu Vulkani ini diperkirakan akan terus meluas, Kepala Badan Penanghulangan Bencana Provinsi Bengkulu Kristian Hermansyah didampingi kepala Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu Nelly Allesa mengahimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan mengurangi berada di luar rumah.
Dari data terbaru BMKG menyebutkan sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Bengkulu pada 07 September 2026 pukul 14.00 wib menyebar di tiga lokasi.

“Berdasarkan analisis citra satelit sebaran debu vulkanik Gn Anak Krakatau di Provinsi Bengkulu dapat menyebar ke sebagian wilayah Kabulaten. Kaur, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Pulau Enggano.
Angin bergerak dari arah Tenggara dengan kecepatan rata-rata 04 Knot,” jelas Kristian.
Dikatakan kepala Badan penanggulangan Bencana Provinsi Bengkulu tim BPBD sudah berkoordinasi dengan daerah yang terdampak Abu Vulkanik seperti Enggano,Kaur, dan Bengkulu Selatan.
” kita (BPBD ) menghimbau masyarakat Gunakan masker dan Hindari aktifitas di luar ruangan jika hujan debu terjadi,” jelas Kristian.

Sementara itu kepala Dinas Kominfo provinsi Bengkulu Nelly Alessa mengatakan kondisi darurat abu vulkanik anak krakatau BPBD dan kominfo Provinsi Bengkulu menggunakan media sosial dalam menghimbau masyarakat untuk waspada bahaya abu Vulkanik.
“Media sosial merupakan sarana tercepat dalam menyebarkan informasi edukasi bagi masyarakat dalam menghadapi bencana alam,” jelas Nelly Alessa.
Menurut Nelly dalam menggunakan media sosial pada saat Bencana Alam semua pihak harus bijak mengubakan media sosial dan tidak menyebarkan berita Hoaxs.
(Her)


















