InfoBengkulen.com,- Jelang perhelatan pekan olahraga provinsi (Porprov) tanggal 1-5 Desember 2026 mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu terus mematangkan persiapan.
Pada hari Rabu tanggal 21 Oktober 2026, ketua KONI Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain mendatangi kantor kejaksaan tinggi Bengkulu bersama sejumlah pengurus harian.
Ditemui usai menggelar pertemuan, Teuku mengatakan pihaknya menggelar audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Anton Delianto, menyambut baik kedatangan mereka dan mendapat sejumlah masukan supaya acara yang telah delapan tahun ini tidak terlaksana dapat berjalan sukses dan meriah.
“Kami bersyukur dan merasa terhormat bapak kajati menerima kami dengan baik dan banyak hal yang beliau sampaikan agar acara yang akan dilakukan nantinya dapat berjalan sukses, ” Kata Teuku.
Selain meminta masukan dan kritikan, KONI juga meminta agar Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu menjadi dewan pengarah. Hal itu dimaksudkan agar aparat penegak hukum bisa langsung mengawasi khususnya anggaran yang berasal dari hibah pemerintah provinsi Bengkulu tersebut dapat dikendalikan lebih dini dari persoalan hukum di kemudian hari.
“Kami meminta Jaksa mengawasi penggunaan anggaran yang ada, sebab zaman sekarang semua serba terbuka. Transparan dan tidak ada yang ditutupi sebab sudah eranya keterbukaan, ” Tambahnya.
Porprov di Bengkulu sejak tahun 2018 tidak tidak pernah dilakukan tanpa ada kejelasan soalnya, padahal setiap tahun anggaran hibah terus mengalir ke organisasi KONI tersebut. Ketua KONI Bengkulu Teuku Zulkarnain sejak terpilih memimpin organisasi yang menaungi seluruh cabang Olahraga tersebut menegaskan komitmennya penggunaan hibah akan difokuskan ke pembinaan atlet bukan untuk mengenyangkan pengurus.


















