InfoBengkulen.com,- Pembangunan infrastruktur provinsi Bengkulu saat ini masih terkendala minimnya anggaran APBD.
Meakipun gubernur Bengkulu sudah mengalokasikan ratusan miliar anggaran untuk perbaikan jalan dan jembatan namun belum mencukupi memeratakan pembangunan itu.
Teuku Zulkarnain Wakil Ketua DPRD provinsi Bengkulu menyarankan pemerintah provinsi Bengkulu mengajukan pinjaman untuk melakukan pembangunan.
“Tinggal pilih mau cicil pembangunan atau cicil pinjaman, kalau cicil pembangunan akan menimbulkan kecemburuaan antar daerah, dan ditambah lagi jalan yang rusak mengurangi pendapatan masyarakat,” ujar Teuku Zulkarnain.
Dukungan dan saran mengajukan pinjaman juga di utarakan Ketua DPRD provinsi Bengkulu Sumardi dan Edwar Samsi Politisi senior partai Dekrasi perjuangan Indonesia PDI P.
Mendapat saran mengajukan pinjaman untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan itu Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan untuk mengajukan pinjaman bisa saja dilakukan,namun saat ini masih perlu di pertimbangkan dampak dari pinjaman tersebut.
“InsyaAllah kita pertimbangkan dengan baik,” jawwab Helmi Hasan ketika di hubungi Via pesan whatsapp Jum’at 27 02 2026.
Saran Bengkulu mengajukan pinjaman ke bank untuk mempercepat pembangunan itu berawal dari rencana gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi yang hendak mengajukan Pinjam ke Bank untuk membangun jalan Underpas dan jembatan layang di kota Cimahi.
(Her)
















