InfoBengkulen.com,Pasar Pagar Dewa dibangun pada pemerintahan Chalik Efendi sebagai walikota Bengkulu pada tahun 2003. Pengelolaan pasar pagar dewa dipercayakan ke koperasi Bagun Wijaya.
Ketua Koperasi Bangun Wijaya Junaidi mengatakan Pada 2004 Pembangunan 621 kios pasar dengan pinjaman modal BLDB dari kementerian koperasi dan kios kios pasar di bangun dijual pemerintah kota melalui dinas pasar dan hasil penjualan tidak di bagi ke koperasi bangun Wijaya, sehingga koperasi mengalami krisis keuangan dalam mengembalikan pinjaman ke kementerian koperasi.

Pada tahun 2007 pasar pagar dewa terbakar dan menghabiskan semua kios yang sudah dibangun sebelumnya.
Pasca kebakaran pasar pada tahun 2007 pinjaman koperasi bangun wijaya ke kementerian Koperasi Republik Indonesia di nyatakan dihapuskan setelah terjadi kebakaran (force majeure). Dan koperasi mengalami kerugian mencapai 2 miliar lebih.
“Koperasi Bangun Wijaya sempat menyurati pemerintah kota untuk membangun kembali pasar yang terbakar, pada tahun 2010 namun tidak ada anggaran,” ujar Junaidi ketua Koperasi Bangun Wijaya.
Dikatakan Junaidi ditahun 2012 pasar kembali di bangun namun setelah selesai dibangun pasar pagar dewa kembali di ambil alih pemerintah melalui dinas pasar, meskipun sebelumnya pemerintah kota sudah membuat kesepakatan dengan koperasi tidak ada UPTD dilokasi pasar pagar Dewa.
“Pembangunan pasar pagar Dewa 2012 murni anggaran dari koperasi Bangun Wijaya melalui pinjaman di Bank dan pinjaman ke Renternir. Dan di tahun 2012 MOU kerja sama pasar di perpanjang namun pemerintah kota beranggapan MOU tidak sah hingga persoalan MOU bergulir ke pengadilan negeri Bengkulu Hingga ke Mahkamah Agung dan putusan dimenangkan koperasi Bangun Wijaya dan pemerintah kota di haruskan membayar uang ganti rugi ke pihak koperasi Bangun Wijaya,” jelasnya
Pasar Pagar Dewa di rencanakan Chalik Efendi menjadi pasar induk untuk kota Bengkulu menghindari berseraknya pedagang.
Walikota Bengkulu Chalik Efendi ketika itu menginginkan pasar pagar dewa sebagai terminal nya mobil mobil pembawa sayur sebelum di distribusikan ke ke pasar barukoto, pasar panorama dan pasar Minggu.
(Her)














