InfoBengkulen.com,- Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan, masalah yang terjadi seperti masalah kenakalan remaja, masalah rumah tangga, pertikaian karena lemahnya iman.
“Saya lihat semua masalah-masalah itu, masalah remaja, masalah rumah tangga, masalah perceraian, pertengkaran dan segala macamnya itu penyebab utamanya cuma satu yaitu lemahnya iman, lemahnya hubungan kita dengan tuhan tergantung kepercayaan kita masing-masing, lemahnya hubungan dengan tokoh-tokoh agama dan rumah ibadah,” kata Helmi Hasan di Balai Raya Semarak, Minggu 1 Maret 2026.
Helmi Hasan melanjutkan, untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, solusinnya hanya satu yakni Retret Merah Putih.
“Retret Merah Putih ini kita ingin agar setiap umat beragama kembali ke rumah ibadah masing-masing, kembali memperkuat keyakinan masing-masing, dengan harapan semua akan berubah. Yang tadinya gelap akan bercahaya, yang tadinya kusut akan normal kembali, kenakalan akan menjadi persahabatan, pertengkaran akan menjadi perdamaian, perpisahan rumah tangga akan menjadi persatuan,” ungkap Helmi Hasan.
Helmi Hasan menyatakan, tentu Retret Merah Putih tidak hanya harus dilakukan umat islam saja, tetapi juga seluruh umat beragama sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
“Tidak hanya Islam tentunya, islam sudah melaksanakan Retret Merah Putih. Terus agama lain bagaimana ? Senin 2 Maret 2026 akan ada Retret Merah Putih khusus nasrani, soal bagaimana metodologinya kita serahkan kepada masing-masing agama sesuai keyakinanya karena pemerintah tidak bisa intervensi, begitu juga nanti hindu, budha, konghucu. Ini agar di Provinsi Bengkulu ada kenyamanan supaya umat beragama ini beribadah dan ada hubungan positif antar umat beragama,” tutup Helmi Hasan. (**)













