InfoBengkulen.com,- Dugaan keracunan makanan di duga karena MBG di SMP 3 kembang sri, pada 23 April 2026. Mendapat tanggapan serius dari pemerintah provinsi Bengkulu.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu Nelly Alesa mengatakan tim kesehatan dari dinas kesehatan Provinsi Bengkulu sudah melakukan koordinasi dan memantau situasi korban.

Selain itu kata Nelly Alesa untuk pengecekan penyebab dugaan keracunan makanan itu juga sudah diambil beberapa sampel makanan dan dibawa ke laboratorium untuk dilakukab pengecekan.
“Tim Sudah kelokasi dan mengambil sampel yang akan di cek di laboratorium,” jelas Nelly.
Dari kasus dugaan keracunan makanan MBG berawal Korban Makan yang di mulai 10.30 wib dan baru timbul gejala pada jam 12 siang. Pertolongan pertama baru dilakukan pada jam 13.30 oleh petugas surveilan dinkes kabupaten Bengkulu tengah.
Dari data tercatat korban sebanyak 7 orang, 2 orang di rawat dan infus diklinik rizki, dan 5 hanya observasi di klinik. 7 orang semua nya siswa dan jenis kelamin laki2. Umur 10-14 thn 5 orang, 15-19thn 2 orang. Yang di infus umur 15 dan 12 tahun.
“Keluhan korban mual, pusing, muntah dab Sample makananan telah di dikirim ke laboratorium BPOM untuk di periksa pada jam 15 00. Untuk penetapan KLB karna MBG sementara ini menunggu hasil lab pemeriksaan sample makanan keluar,” punhkas Nelly Alesa.
(Her)













