Alaku
Alaku
Alaku

DDTS BERBENAH GUBERNUR HELMI HASAN GASPOL

  • Share

Bengkulu memiliki kekayaan alam yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga berpotensi mendatangkan kesejahteraan. Salah satunya Danau Dendam Tak Sudah (DDTS). Jika dikelola dengan tepat, kawasan ini bisa menjadi penggerak ekonomi baru pedagang mendapat pembeli, UMKM memperoleh pasar, tenaga kerja terserap dan pendapatan masyarakat ikut meningkat.

Kini, penataan DDTS menjadi perhatian. Pemberitaan Pajarali.com menyebut progres pembangunan mencapai 60 persen dengan target rampung Desember 2026. Nilai kontrak tahap penataan dilaporkan sebesar Rp.37,12 miliar. Sebelumnya, pembangunan dasar kawasan juga telah menelan anggaran sekitar Rp.119 miliar untuk sejumlah pekerjaan, termasuk pembebasan lahan, jalan layang dan pematangan lahan. Angka-angka tersebut berasal dari tahapan berbeda, bukan satu kontrak yang sama.

Di sinilah peran Gubernur Bengkulu Helmi Hasan penting mendorong koordinasi pemerintah provinsi dan pusat agar potensi DDTS tidak berhenti menjadi pemandangan, tetapi berkembang menjadi destinasi wisata yang menggerakkan ekonomi lokal.

Peluangnya didukung data. BPS mencatat 7,21 juta perjalanan wisatawan nusantara ke Provinsi Bengkulu sepanjang 2025. Angka ini menunjukkan besarnya aktivitas perjalanan wisata di provinsi, meskipun bukan jumlah pengunjung DDTS.

Mari berhitung. Jika penataan mampu menarik tambahan 200 pengunjung per hari dengan belanja rata-rata Rp.75.000 selama 300 hari operasional, potensi transaksi mencapai Rp.4,5 miliar setahun. Ini simulasi, bukan pendapatan aktual atau proyeksi resmi. Namun, gambaran ini menunjukkan peluang perputaran uang bagi kuliner, transportasi, jasa dan UMKM.

Tentu, pembangunan tidak otomatis membuat semua orang sejahtera. Pemerintah perlu memastikan pedagang lokal mendapat ruang usaha terjangkau, tenaga kerja setempat memperoleh kesempatan dan lingkungan danau tetap terjaga. Gangguan usaha selama konstruksi serta risiko sampah dan kerusakan lingkungan juga harus diantisipasi.

Bagi saya, keberhasilan DDTS harus diukur melalui indikator nyata kenaikan omzet UMKM, jumlah pekerja lokal, pertumbuhan kunjungan, peningkatan pendapatan warga dan kualitas lingkungan. Data sebelum dan sesudah kawasan beroperasi perlu dibandingkan secara terbuka.

Saya melihat penataan DDTS sebagai peluang yang patut dikawal. Gubernur Helmi Hasan berperan mendorong pembangunan pemerintah harus memastikan manfaatnya sampai kepada rakyat.

Sebab, DDTS bukan sekadar harus indah dipandang. Kawasan ini harus mampu menghidupkan usaha, membuka pekerjaan dan menggerakkan ekonomi Bengkulu.

Semangat, Pak Gubernur! Gas pembangunan, jaga kualitas, rangkul masyarakat dan pastikan manfaatnya sampai ke rakyat.

Bantu Rakyat, Bengkulu

Pojok Ekonomi Riswan

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Alaku

You cannot copy content of this page