Ahmad Junaidi seorang buruh harian lepas dikota Bengkulu tak kuasa menahan titik air mata ketika tim satgas TMMD 130 kodim kota Bengkulu membongkar Rumah Reot tempat tinggalnya. Tetesan air mata itu bukan karena rasa kesal atau benci namun rasa haru ketika Rumah reot yang entah kapan bisa di rahap itu mendapat bantuan revitalisasi rumah tidak layak huni, melalui program TMMD ke 130 tahun 2026.
Diusia yang tidak muda lagi Ahmad Junaidi hanya mampu membangun tempat tinggal dari susunan papan dan seng bekas dengan atap yang memiliki lubang lubang kecil tempat mengalirnya air ketika hujan mengguyur kota Bengkulu Rumah tanpa pelafon itu tidak memiliki sekat sekat kamar dan dinding papan yang mulai digerogoti rayap, sebagian dinding mulai rapuh dimakan usia itu pun harus dilapisi seng seng berkarat untuk memperlambat kehancuran.
Tidak ada susunan batu bata , hanya lantai semen kasar yang menahan rembesan air dari lantai rumah jika hujan, daun pintu tua dari triplek itupun mulai terlihat menggelupas dimakan usia.
Bagi Ahmad Junaidi, rumah yang penuh lubang lubang kecil itu bukan sekadar bangunan, namun sebuah tempat menaruh harapan bersama keluarga nya. Tatapan kosong berbaur dengan harapan ketika derap langkah prajurit muda mendekati rumahnya.
“ Bismilahiromanirohim,” kalimat tegas dari bibir prajurit sambil menancapkan linggis di sela sela dinding papan yang dimakan rayap menandakan aksi bongkar rumah tidak layak huni milik Ahmad Junaidi resmi dimulai.
Rehap rumah tidak layak huni itu hanya dilakukan selama 30 hari kerja , dan prajurit TNI bersama warga di sekitar harus menyelesaikan secepat mungkin dengan hitungan berpacu dengan waktu sebentar lagi musim penghujan akan tiba.
Komandan satgas TMMD 130 2026 Kolonel Inf. Condro Edi Wibowo, S.Sos., M.M., M.Han. menyebutkan rehap rumah yang dilakukan prajurit TNI AD bukan sekadar rehab fisik saja melainkan mengembalikan rasa aman itu, agar malam, ketika hujan turun, pemilik rumah tidak lagi harus memindahkan kasur ke sudut yang tidak bocor. Ketika angin menerpa dengan kencang tidak lagi ada ketakutan seng rumah terbang akibat terpaan angin.
Catatan TMMD 130 2026 Heryandi Amin


















