InfoBengkulem.com,- Persoalab pengerukan Alur pelabuhan Pulau Enggano yang tifak pernah tuntas meskipun sudah didatangi pejabat kelas nasional Bahkan wakil Presiden tapi tidak berdampak terhadap progres pengerukan Alur.
Menurut Teuku Zulkarnaen Kondisi pengerukan alur yang tidak jelas itu membuktikan ada pihak yang sengaja ingin merusak reputasi pemerintah Bengkulu.

Apalagi menuruf Teuku tidak ada alasan pengerjaan pengerukan Alur pelabuhan lamban, dan ditambah lagi beredar isu warga pulau Enggano kekurangan bahan makanan.
“Melihat kondisi saat ini ada pihak yang ingin merusak pemerintahan Bengkulu,dengan narasu Bengkuly tidak mengurus Pulau Enggano. Dengan beredar isu Masyarakat Enggano kekurangan bahan makanan,” ujar Teuku.
Dikatakaan Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu ini, kondisi pulay Ebggano tidak sepertu yang digambarkan dimedia sosial.
“Hanya orang gila yang mengatakan ada kelaparan di Pulau Enggano,karena distribusi bahan makanan dilakukan daru pelabuhan lain seperti pelabuhan panjang Lampung,dab menggunakan kapal kapal nelayan,” ujar nya.
Pengerukan aluran yang tidak beres dari Pelindo itu menurut pengakuan pihak Pelindo pengerukan tidak maksimal dikarenakan banyak kendala dan yang paling tepat di jadikan alasan adalah kondisi alam dan cuaca ekstrime.
(Her)















