InfoBengkulen.com,- Isu yang menyebar seakan akan terjadi kelaparan di Pulau Enggano dinilai menghina kehidupan masyarakat Enggano.
Kepala Desa Apoho Redy Kaitora mengatakan sampai saat ini belum ada informasi warga kelaparan,didesa nya apalagi di desa desa lain dipulau Enggano.
Menurut Redy jika ada yang menyebut warga Enggano Kelaparan,merupakan penghinaan untuk masyarakat Enggano.
“Itu penghinaan, siapa yang sebut kami kelaparan di Pulau Enggano. Masyarakat ada yang panen sawah,panen hasil kebun, dan bantuan pemerintah terus mengalir,” ujarnya kesal.
Dikatakan kades Apoho saat ini masyarakat mengalami penurunan daya beli karena alur yang tertutup sehingga tidak ada akses ke keluar masuk ke pulau Enggano.
“Untuk transportasi ada yang menyewa kapal nelayan untuk menjual hasil bumi,” tambanya.
Kondisi alur yang tertutup saat inu menjadikan pulau Enggano sebagai objek politik dan dimanfaatkan pihak ketiga untuk membuat seolah Enggano krisis pangan.
(Her)
(Her)















