Dugaan Korupsi Puskesmas Pasar Ikan Berlanjut,Jaksa Siap Hadirkan Saksi Ahli dari Kementerian

  • Share

InfoBengkulen.com ,- Kasus dugaan korupsi dana bok di puskesmas pasar ikan kota bengkulu kembali digelar dengan agenda pembuktian.

Pada persidangan Rabu 15 November 2023 Jaksa penutut umum kejati Bengkulu menghadirkan 4 orang saksi yang merupakan Honorer yang bertugas di puskesmas pasar ikan kota bengkulu.

Empat saksi yang dihadir mengaku menerima uang yang sebelumnya di saving.

Made Sukiade SH, Penasehat hukum terkdakwa Dokter RA, mengatakan semua karyawan di puskesmas mengaku menerima uang honor yang sebelumnya disaving.


“Memang ada savingan dana berdasarkan kesepakatan bersama antara karyawan di puskesmas,tapi dana savingan itu di bagikan kembali ke karyawan,” ujar Made Sukiade.

Sementara itu Jaksa penuntut Umum Rozano Yudistira merencanakan akan menghadirkan saksi ahli dari kementerian Kesehatan dan saksi ahli pidana untuk membuktikan pervuatan terdakwa Dr RA yang menjabat sebagai kepala Puskesmas Pasar ikan kota Bengkulu.

Diakui Rozano Yudistira dari keterangan saksi yang mengaku ada kesepakatan dalam pemotongan honor untuk dijadikan dana savingan dan telah dibagikan kembali memperkuat dakwaan yang di dakwa untuk terdakwa Dr RA.


“Keterangan para saksi menguatkan dakwaan kita dan menyebutkan perbuatan terdakwa terencana karena ada kesepakatan pemotongan honor tersebut,” jelas Rozano Yudistira.SH.MH.

Kasus dugaan koprupsi dana BOK di puskesmas Pasar ikan terindikasi ada pemotongan dan pemungutan
terjadi pada anggaran biaya perjalanan dinas yang bersumber dari dak non fisik bidang kesehatan melalui bantuan operasional kesehatan tahun anggaran 2022 sebesar rp 30 ribu per orang,per satu kali kegiatan.
Selain itu ada dugaan duplikasi spj dengan total dana bok di puskesmas pasar ikan tahun anggaran 2022 sebesar 833,719 juta//
(**)

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page