Alaku
Alaku

PROGRAM ANAK YATIM BENGKULU DARI PELUKAN KE PRODUKTIVITAS

  • Share

Program “peduli yatim” Gubernur Helmi Hasan dikemas jadi gerakan pemerintahan yang mengajak pejabat mengangkat anak yatim sebagai anak asuh, ikut mendata dan menjamin akses pendidikan dasar hingga menengah. Program ini mendapat dukungan formal dari Pemprov dan terus meluas ke kabupaten/kota.

Dari sisi makro, ekonomi Bengkulu menunjukkan tanda-tanda bangkit PDRB Triwulan II-2025 tercatat Rp 28,46 triliun (harga berlaku) dan tumbuh positif sepanjang 2025, sementara pertumbuhan ekonomi triwulan III-2025 tercatat +4,56% (y-on-y). Angka-angka ini memberi ruang fiskal lebih bagi program sosial daerah.

Data tenaga kerja dan kemiskinan juga penting Tingkat Pengangguran Terbuka sekitar 3,24% (Februari 2025) dan persentase penduduk miskin March 2025 tercatat 12,08% —artinya program sosial yang mengikat anak yatim ke jaringan keluarga pejabat dapat menurunkan risiko putus sekolah dan potensi kemiskinan turun jangka panjang.

Pelukan untuk anak yatim bukan hanya soal rasa—itu juga strategi pembangunan manusia yang cerdas. Bengkulu menunjukkan bahwa kebijakan sosial bisa menjadi mesin pertumbuhan.

Ketika pejabat turun tangan, anak yatim mendapat masa depan dan ekonomi memperoleh tenaga baru. Bengkulu bukan hanya maju—tetapi menginspirasi Indonesia dengan teladan kemanusiaan yang berdaya guna dan penuh harapan.

Oleh : Riswan
OPINI EKONOMI

Cloud Hosting Indonesia
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *